Rabu, 11 September 2013

Filled Under:

MENUNTUT ILMU

MENUNTUT   ILMU

                  wah saya senang sekali karena bisa berceramah di ceramah uju... tempat berceramah.
kali ini saya akan berceramah tentang menuntut ilmu jadi kita bukan hanya mengaji, sholat, tetapi kita harus mengetahui sejarah islam juga maka harus mempunyai ilmu karna ilmu kita bisa menjadi presiden, ada tidak presiden yang tidak ada ilmu sama sekali, wah wah wah ini dunia belum seminggu udah hancur karena tidak mempunyai ilmu, oia yah lupa ceramahnya kebanyakan bicara langsung saja di ceramah uju ... jwb donk tempat berceramah. Begitulah baru semangat

            *Seorang ibu berpesan bijak kepada anak kesayangannya yang cacat cacat fisik. “Anakku engkau tidak berada di majlis suatu kaum melainkan engkau menjadi bahan ejekan dan tertawaan mereka, oleh karena itu carilah ilmu, karena ilmu akan mengangkatmu.”pesan sang ibu tidak salah, karena di kemudian hari  si anak yang tiada lain adalah Muhammad Bin Abdurrahman Al-Auqash menjadi hakim di mekkah selama dua puluh tahun. Sang ibu tidak salah ucap, tidak salah berpesan karena memang begitulah kenyataannya. Ilmu memang membuat orang menjadi mulia. Ilmu menjaga pemiliknya.
*Allah swt akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat, allah swt berfirman :
Yar fa’illaahul ladziina aamanuu minkum walladziina uutul ‘ilma darajaat
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Al Mujadilah 58 : 11
bahkan didunia ini orang yang berilmu yang didasari atas keimanan lebih dihargai dan dihormati
* orang yang ahli agama sering orang panggil dengan panggilan mulia seperti alim,  ulama, kiyai, ustad, dlsb.
*demikian juga dengan gelar kesarjanaan yang diraihnya dibangku kuliah menjadikannya dihormati tanpa meminta penghormatan,  dimuliakan orang tanpa paksaan.
Pentingnya ilmu *Kelebihan ilmu



Carilah ilmu jika kamu punya harta, ilmumu merupakan hiasan bagimu, dan jika kamu tidak memiliki harta maka ilmumu akan menjadi harta bagimu.
Pelajarilah ilmu jika kamu bermartabat tinggi maka kamu akan berada di atas, tetapi jika kamu hanya masyarakat biasa, maka kamu akan menjadi orang yang bermartabat.
Betapa banyak orang yang hina di muliakan oleh ilmu pengetahuannya, dan orang yang mulia di hinakan karena kebodohannya.
Apabila Allah akan menghinakan seorang hamba, maka Allah tidak akan memberinya ilmu pengetahuan.
*menuntut ilmu dibutuhkan kesabaran,
Bila engkau tidak sanggup, tidak mampu menahan lelahnya, capeknya belajar maka engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.
*Cara memperoleh ilmu. Adalah dengan memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu, apasajakah perangkat-perangkat ilmu tersebut. Allah swt berfirman :
WALLAAHU AKHROJAKUM MINBU THUUNI UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A WAL ABSHOORO WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-nahl [16]:78)
-Kita manusia terlahir dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, dan Allah yang Maha mulia yang menciptakan manusia



membekalinya dengan pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur. Bersyukur DENGAN memanfaatkan telinga, mata dan hatinya untuk menuntut ilmu karena ketiga hal tersebut merupakan  perangkat-perangkat ilmu itu adalah :
*1 telinga, dengan telinga manusia bisa mendengar, ilmu dapat kita terima dengan mendengar, mendengar berita, mendengar ceramah, tausiyah, cerita dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Maka dengarkan baik-baik ketika guru menjelaskan. jika kita ingin bertambah ilmu.

*2 mata dengan mata manusia bisa melihat, bisa membaca, membaca alquran, membaca buku, bahkan membaca alam semesta ini, akan dapat menambah ilmu dan wawasan kita.  
Iqra’  bismirabbikalladzii khalaq
Bacalah dengan nama TuhanMu yang menciptakan.
Syarat yang harus dipenuhi seseorang ketika membaca yaitu membaca demi Allah, membaca ikhlas karena Allah , *Allah menjanjikan pada saat seseorang membaca dengan ikhlas karena Allah maka Allah akan menganugerahkan kepadanya ilmu pengetahuan, pemahaman-pemahaman, wawasan-wawasan baru, walaupun yang dibaca itu-itu juga. Apa yang dijanjikan Allah ini terbukti sangat jelas
Kegiatan “membaca” ayat Al-qur’an menimbulkan penafsiran-penafsiran baru atau pengembangan dari pendapat-pendapat yang telah ada.
Demikian juga kegiatan “Membaca” alam raya ini telah menimbulkan penemuan-penemuan baru yang membuka rahasia-rahasia alam, walaupun obyek bacaannya itu-itu juga. Ayat



Alquran yang dibaca oleh generasi terdahulu, dan alam raya yang mereka huni, adalah sama, tidak berbeda, namun pemahaman mereka serta penemuan rahasianya terus berkembang.
Membaca merupakan syarat utama membangun peradaban.
Membaca adalah jalan yang mengantarkan manusia mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna.


*3 hati dengan hati manusia dapat  merenungkan alquran, mengambil manfaatnya, dan dengan hati dapat merenungkan ciptaan Allah bagaimana bumi dihamparkan, gunung dipancangkan dan bagaimana langit ditinggikan,
Sehingga kita dapat kagum, dan pada akhirnya yakin dan mengetahui dan mengakui kemaha besaran sang pencipta Allah swt.

*Menuntut ilmu akan mengantarkan kita mengenal siapa diri kita sebenarnya, manusia diciptakan dari tetesan air hina lalu disempurnakan menjadi ciptaan yang indah, yang pada akhirnya akan dapat mengantarkan kita mengenal Allah swt yang menciptakan kita, sehingga kita yakin dan hanya beribadah menyembahNya.

***************************************************************************





Jadi Cara untu mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat adalah
1.       Rasa cinta & takut. Rasa cinta berkaitan dengan pahala Allah,
2.       Hadirkan hati ketika membaca atau mendengarkannya (konsentrasi). 
3.       Luruskan niat, menuntut ilmu karena Allah swt. nabi bersabda :
janganlah kamu mempelajari ilmu dengan tujuan untuk membodohi orang-orang bodoh, dan janganlah kamu mempelajari ilmu dengan tujuan untuk mendebat ulama. Barang siapa di antara kamu melakukan hal itu, maka neraka tempat kembalinya.
Barang siapa yang menuntut ilmu untuk selain Allah, atau di maksudkan bukan karena Allah, maka dia telah menyediakan tempat duduknya di dalam neraka”.
menuntut ilmu itu mulia tetapi bila salah niatnya maka menjadi hina. Maka luruskanlah niat kita ketika menuntut ilmu hanya karena Allah swt.
4.       Memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu.

WALLAAHU AKHROJAKUM MINBU THUUNI UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A WAL ABSHOORO WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-nahl [16]:78)



5.       Bertanya. Kuncinya ilmu itu adalah bertanya. Dari yang mudah.
Kendala menuntut ilmu
1.       Malas, malas mengakibatkan, tidak disiplin
2.       Takut gagal Kehawatiran, kehawatiran yang di buat sebelum mencoba adalah kebodohan. Dan Ketakutan sebelum penderitaan adalah kelemahan.
Maka janganlah memperlakukan segala persoalan itu dengan takut, karena ketakutan (perasaan diri yang lemah) itu menyebabkan kegagalan.

Dan bila sudah mendapatkan ilmu :
1.       Jangan sombong
2.       Amalkanlah
BELAJAR
II. Pilihan kedua judul
Pencari ilmu ( Pelajar) itu membutuhkan empat hal:
1.       Waktu
2.       Kegigihan
3.       Kecerdasan
4.       Keinginan
5.       Guru yang dapat membimbing.
Sate : sungguh-sungguh, aktif, teliti, elingan/ingat.
Cara memperoleh ilmu.
a.      Rasa cinta dan rasa takut,
b.      Hadirkan hati waktu belajar,
c.       luruskanlah niat,
d.      manfaatkan perangkat-perangkat ilmu,
e.       bertanyalah,


f.        dari yang mudah. 
oke selesai pertemuan hari ini sampai jumpa di lain waktu wassalamualaikum wr. wb

0 komentar:

Translate

Copyright @ 2013 CERAMAH UJU ( USTAD JUMADI ).