MENUNTUT ILMU
wah saya senang sekali karena bisa berceramah di ceramah uju... tempat berceramah.
kali ini saya akan berceramah tentang menuntut ilmu jadi kita bukan hanya mengaji, sholat, tetapi kita harus mengetahui sejarah islam juga maka harus mempunyai ilmu karna ilmu kita bisa menjadi presiden, ada tidak presiden yang tidak ada ilmu sama sekali, wah wah wah ini dunia belum seminggu udah hancur karena tidak mempunyai ilmu, oia yah lupa ceramahnya kebanyakan bicara langsung saja di ceramah uju ... jwb donk tempat berceramah. Begitulah baru semangat
*Seorang ibu
berpesan bijak kepada anak kesayangannya yang cacat cacat fisik.
“Anakku engkau tidak berada di majlis suatu kaum melainkan engkau menjadi bahan
ejekan dan tertawaan mereka, oleh karena itu carilah ilmu, karena ilmu akan mengangkatmu.”pesan
sang ibu tidak salah, karena di kemudian hari
si anak yang tiada lain adalah Muhammad Bin Abdurrahman Al-Auqash
menjadi hakim di mekkah selama dua puluh tahun. Sang ibu tidak salah ucap,
tidak salah berpesan karena memang begitulah kenyataannya. Ilmu memang membuat
orang menjadi mulia. Ilmu menjaga pemiliknya.
*Allah swt akan mengangkat derajat orang-orang
yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat, allah swt berfirman :
Yar fa’illaahul ladziina
aamanuu minkum walladziina uutul ‘ilma darajaat
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan
orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Al Mujadilah 58 : 11
bahkan didunia ini orang yang
berilmu yang didasari atas keimanan lebih dihargai dan dihormati
* orang yang ahli agama sering
orang panggil dengan panggilan mulia seperti alim, ulama, kiyai, ustad, dlsb.
*demikian juga dengan gelar
kesarjanaan yang diraihnya dibangku kuliah menjadikannya dihormati tanpa
meminta penghormatan, dimuliakan orang
tanpa paksaan.
Pentingnya ilmu
*Kelebihan ilmu
Carilah ilmu jika kamu punya
harta, ilmumu merupakan hiasan bagimu, dan jika kamu tidak memiliki harta maka
ilmumu akan menjadi harta bagimu.
Pelajarilah ilmu jika kamu
bermartabat tinggi maka kamu akan berada di atas, tetapi jika kamu hanya
masyarakat biasa, maka kamu akan menjadi orang yang bermartabat.
Betapa banyak orang yang hina di
muliakan oleh ilmu pengetahuannya, dan orang yang mulia di hinakan karena
kebodohannya.
Apabila Allah akan menghinakan
seorang hamba, maka Allah tidak akan memberinya ilmu pengetahuan.
*menuntut ilmu dibutuhkan kesabaran,
Bila engkau tidak sanggup, tidak
mampu menahan lelahnya, capeknya belajar maka engkau harus menanggung pahitnya
kebodohan.
*Cara memperoleh
ilmu. Adalah dengan
memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu, apasajakah perangkat-perangkat ilmu
tersebut. Allah swt berfirman :
WALLAAHU AKHROJAKUM
MINBU THUUNI UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A
WAL ABSHOORO WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu
dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran,
penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-nahl [16]:78)
-Kita manusia terlahir dalam keadaan tidak
mengetahui apa-apa, dan Allah yang Maha mulia yang menciptakan manusia
membekalinya dengan pendengaran, penglihatan, dan
hati, agar kamu bersyukur. Bersyukur DENGAN memanfaatkan telinga, mata
dan hatinya untuk menuntut ilmu karena ketiga hal tersebut merupakan perangkat-perangkat ilmu itu adalah :
*1 telinga, dengan telinga manusia bisa mendengar, ilmu dapat
kita terima dengan mendengar, mendengar berita, mendengar ceramah,
tausiyah, cerita dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Maka dengarkan
baik-baik ketika guru menjelaskan. jika kita ingin bertambah ilmu.
*2 mata dengan mata
manusia bisa melihat, bisa membaca, membaca alquran, membaca buku, bahkan
membaca alam semesta ini, akan dapat menambah ilmu dan wawasan kita.
Iqra’ bismirabbikalladzii khalaq
Bacalah dengan nama TuhanMu yang
menciptakan.
Syarat yang harus dipenuhi
seseorang ketika membaca yaitu membaca demi Allah, membaca ikhlas karena Allah
, *Allah menjanjikan pada saat seseorang membaca dengan ikhlas karena Allah
maka Allah akan menganugerahkan kepadanya ilmu pengetahuan,
pemahaman-pemahaman, wawasan-wawasan baru, walaupun yang dibaca itu-itu juga.
Apa yang dijanjikan Allah ini terbukti sangat jelas
Kegiatan “membaca” ayat Al-qur’an
menimbulkan penafsiran-penafsiran baru atau pengembangan dari pendapat-pendapat
yang telah ada.
Demikian juga kegiatan “Membaca”
alam raya ini telah menimbulkan penemuan-penemuan baru yang membuka
rahasia-rahasia alam, walaupun obyek bacaannya itu-itu juga. Ayat
Alquran yang dibaca oleh generasi
terdahulu, dan alam raya yang mereka huni, adalah sama, tidak berbeda, namun
pemahaman mereka serta penemuan rahasianya terus berkembang.
Membaca merupakan syarat utama membangun peradaban.
Membaca adalah jalan yang mengantarkan manusia
mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna.
*3 hati dengan hati
manusia dapat merenungkan alquran,
mengambil manfaatnya, dan dengan hati dapat merenungkan ciptaan Allah bagaimana
bumi dihamparkan, gunung dipancangkan dan bagaimana langit ditinggikan,
Sehingga kita dapat kagum, dan pada
akhirnya yakin dan mengetahui dan mengakui kemaha besaran sang pencipta Allah
swt.
*Menuntut ilmu akan mengantarkan kita
mengenal siapa diri kita sebenarnya, manusia diciptakan dari tetesan air hina
lalu disempurnakan menjadi ciptaan yang indah, yang pada akhirnya akan dapat
mengantarkan kita mengenal Allah swt yang menciptakan kita, sehingga kita yakin
dan hanya beribadah menyembahNya.
***************************************************************************
Jadi Cara untu mendapatkan ilmu
pengetahuan yang bermanfaat adalah
1. Rasa cinta & takut.
Rasa cinta berkaitan dengan pahala Allah,
2. Hadirkan hati ketika
membaca atau mendengarkannya (konsentrasi).
3. Luruskan niat,
menuntut ilmu karena Allah swt. nabi bersabda :
janganlah kamu mempelajari ilmu dengan
tujuan untuk membodohi orang-orang bodoh, dan janganlah kamu mempelajari ilmu
dengan tujuan untuk mendebat ulama. Barang siapa di antara kamu melakukan hal
itu, maka neraka tempat kembalinya.
Barang siapa yang menuntut ilmu untuk
selain Allah, atau di maksudkan bukan karena Allah, maka dia telah menyediakan
tempat duduknya di dalam neraka”.
menuntut ilmu itu mulia tetapi bila salah
niatnya maka menjadi hina. Maka luruskanlah niat kita ketika menuntut ilmu
hanya karena Allah swt.
4.
Memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu.
WALLAAHU AKHROJAKUM MINBU THUUNI
UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A WAL ABSHOORO
WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.
Dan
Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu
bersyukur. (An-nahl [16]:78)
5.
Bertanya. Kuncinya ilmu itu adalah
bertanya. Dari yang mudah.
Kendala menuntut ilmu
1.
Malas, malas mengakibatkan, tidak
disiplin
2.
Takut gagal Kehawatiran, kehawatiran
yang di buat sebelum mencoba adalah kebodohan. Dan Ketakutan sebelum
penderitaan adalah kelemahan.
Maka janganlah memperlakukan segala
persoalan itu dengan takut, karena ketakutan (perasaan diri yang lemah) itu
menyebabkan kegagalan.
Dan bila sudah mendapatkan ilmu :
1.
Jangan
sombong
2.
Amalkanlah
BELAJAR
II. Pilihan kedua judul
Pencari ilmu ( Pelajar) itu membutuhkan empat hal:
1. Waktu
2. Kegigihan
3. Kecerdasan
4. Keinginan
5. Guru yang dapat membimbing.
Sate : sungguh-sungguh, aktif, teliti,
elingan/ingat.
Cara memperoleh ilmu.
a.
Rasa cinta dan rasa takut,
b.
Hadirkan hati waktu belajar,
c.
luruskanlah niat,
d.
manfaatkan perangkat-perangkat ilmu,
e.
bertanyalah,
f.
dari yang mudah.
oke selesai pertemuan hari ini sampai jumpa di lain waktu wassalamualaikum wr. wb

0 komentar:
Posting Komentar