Galau
Penyebab
hati galau, resah, gelisah. Diantaranya adalah :
1-ekonomi (kemiskinan), akibatnya banyak hutang, (hidup sederhana) 2
banyak berbuat dosa, (taubat) 3 sakit menahun (khusnudzan, semoga sakit menjadi
penghapus dosa) 4 tidak menerima takdir Allah swt misalnya tidak cepat dapat
jodoh (khuznudzan, pemberian Allah yang terbaik untuk kita) 5. jauh dari ajaran
agama,. (kembali kepada Allah belajarlah agama) Di antara beberapa penyebab
keresahan tersebut yang paling berpengaruh adalah jauh dari tutunan ajaran
agama. Jika agama seseorang kuat maka ia akan mampu menghadapi semua
permasalahan yang ia hadapi.
Alladziina aamanuu watathma-innu
quluubuhum bidzikrillaahi
alaa bidzikri allaahi tathma-innul quluub.
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. Qs. Ar Ra’ad 13:28)
-Ingat kepada Allah dengan : berdoa
(shalat), berdzikir ingat kepada Allah, Membaca Al-qur’an. Keuntungan orang yang berdoa : -hidup penuh
keyakinan (optimis), hati menjadi tentram, hidup penuh harapan. Allaahush
shamad Allah adalah tempat bergantung atas segala sesuatu.
Jika kita susah, sedih, gundah dan galau mengadulah
kepada Allah swt. yang dapat mengatasi
kesusahan kita. Allah swt berfirman :
qaala innamaa asykuu batstsii wahuznii
ilaaallaahi
wa-aqlamu minallaahi maa
laa ta'lamuun
Ya'qub
menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah Aku mengadukan kesusahan dan
kesedihanku, dan Aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada
mengetahuinya." (Qs. Yusuf 12:86)
Mengadu
kepada manusia justru sering kali membuat kita sakit hati karena manusia sudah
terlalu banyak dengan berbagai masalah sendiri-sendiri ngak sempet lagi
berpikir membantu kita. Rasulullah saw bersabda :
Dari Ibnu Mas’ud ra., ia berkata :
Rasulullah saw bersabda : “Siapa saja yang tertimpa kekurangan, kemudian ia
mengadukannya kepada sesama manusia, maka kekurangannya tidak akan tertutupi.
Tetapi siapa saja yang mengadukannya kepada Allah, maka Allah akan memberikan
kepadanya rezeki (baik datangnya) segera ataupun lambat.” (Hr. Abu Daud dan
Tirmidzi) 511
Ya Allah tanpaMu aku
galau Ya Allah
bersamaMu galau hilang !
kembali kepada Allah, mendekatkan
diri kepada Allah dengan melakukan doa (shalat), membaca Al-qu’an dan zikir
ingat kepada Allah swt. Pada dasarnya semua yang kita hadapi di dunia ini
adalah ujian dari Allah swt kesusahan, kesedihan, kesengsaraan yang kita hadapi
bisa jadi adalah teguran dari Allah agar kita manusia ingat kepada Allah swt.
Allah swt berfirman :
walaqad arsalnaa
ilaa umamin min qablika fa-akhadz-naahum bilba’ saa-i
wadhdharraa-i la'allahum yatadharra'uun
Dan
Sesungguhnya kami Telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum
kamu, Kemudian kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan
kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan
diri. (Al-an’am
: 6:42)
allaahu nazzala ahsanal hadiitsi
kitaaban mutasyaabihan matsaaniya taqsya 'irru minhu
juluudul-ladziina
yakhsyawna rabbahum tsumma taliinu juluuduhum waquluubuhum ilaadzikril laahi
dzaalika hudaaallaahi
yahdii bihi man yasyaau waman yudhlilil-laahu famaa lahu min haadin
Allah telah menurunkan perkataan yang
paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi
berulang-ulang [1312], gemetar karenanya kulit orang-orang
yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di
waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki
siapa yang dikehendaki-Nya.Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak
ada baginya seorang pemimpinpun. (Qs. Az Zumar 39:23)
yaa baniyya idzhabuu
fatahassasuu min yuusufa wa-akhiihi walaa tay-asuu min rawhil-laahi
innahu laa yay-asu min rawhil-laahi illaa alqawmul kaafiruun.
Hai
anak-anakku, pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya
dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa
dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". (Qs. Yusuf 12:87)
Tujuan Allah memberikan ujian adalah untuk mengetahui
yang berjihad (berjuang dijalan Allah) dan siapa yang sabar atas ujian Allah
itu.
Walanabluwannakum hattaa
na'lamal mujaahidiina minkum washshaabiriina wanabluwa akhbaarakum
Dan sesungguhnya Kami benar-benar
akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar
di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. Muhammad
: 31
Orang yang beriman hidupnya tidak
akan resah, gelisah, hidup tanpa arah dan tujuan tetapi hidupnya pasti tenang
dan tentram kalau dalam keluarga muslim namanya sakinah mawaddah warahmah,
tenang, damai dalam kasih sayang Allah, di rahmati oleh Allah. Ada uang tak ada
uang tetap tenang, ada pulsa takada pulsa
tidak akan galau.
Seandainya harus matipun akan dihadapinya dengan senyum
karena surga balasan orang yang beriman.
INNALLADZIINA AAMANUU WA ‘AMILUSH SHOOLIHAATI LAHUM JANNAATUN
TAJRII MIN TAHTIHAL ANHAARU DZAALIKAL FAUZUL KABIIR.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar. (al Buruuj 85:11)
“Siapa saja diantara kita yang pada
waktu pagi merasa aman rumah tangganya, sehat badannya, dan mempunyai
persediaan makanan untuk hari itu, maka seolah-olah ia telah mendapatkan
kebahagiaan dunia dengan semua kesempurnaannya.” (Hr. Tirmidzi)
“Sungguh beruntung orang Islam,
rezekinya cukup, dan Allah memberikan kepuasan terhadap apa yang telah
dikaruniakannya.” (Hr. Muslim) R hal 487
“Bahagialah orang yang mendapat
petunjuk masuk Islam, berkecukupan kehidupannya, dan ia merasa puas.” (Hr.
Tirmidzi) R hal 487
Yang perlu kita lakukan adalah banyak berbuat baik beramal
shaleh dan jangan sekutukan Allah.
“Qul innamaa anaa, basya rum mits lukum yuu khaa ilayya
anna maa ilaahukum ilaa huwaa hid, fa mankaana yarjuu liqaa’a rabbihi fal
ya’mal amalan shoolihan, walaa yusrik bi ‘ibaadati rabbihii ahadan”.
Barang siapa
mengharap perjumpaan dengan Tuhan-nya, maka hendaknya ia mengerjakan amal, amal yang shaleh. Dan jangan ia menyekutukan seorangpun dalam
beribadat kepada Tuhan-nya. (QS. AL-Kahf 18: 110)
Bekal kita menuju Allah swt :
1. Amal sholeh, perbuatan, perbuatan
yang baik hidup adalah perbuatan siapa
menanam akan mengetam, siapa menanam akan menuai. Tanamlah yang baik insya
allah kita akan mendapatkan yang baik:
2.
Tidak menyekutukan Allah, menyamakan Allah dengan makhluknya. Laa ilaaha
illallah, Yakinlah bahwa tiada Tuhan selain Allah. Allah berfirman:
Abudullah bin
Mas’ud ra., berkata: Rasulullah saw bersabda: Siapa yang mati dan ia
mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti masuk neraka. Dan aku
berkata: Siapa yang mati tidak
mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti masuk surga.(Bukhari
Muslim)
Tanamlah
kebaikan dilingkugan keluarga, masyarakat, dan tempat kerja kita, sehingga keberadaan
kita sangat ditunggu dinantikan dan diharapkan oleh orang-orang disekeliling
kita dan ketiadaan kita dirindu dan didoakan, sehingga siapapun yang mengenal
kita akan menilai kita orang baik, kita dikenal dan dikenang dimata orang lain sebagai
orang yang baik. Jika ada orang yang menyaksikan keberadaan kita baik, maka
jika kita mati surga balasannya.Catatlah sejarah hidup kita sendiri dengan
tinta emas, kita bukan bangsawan, presiden yang sejarah hidup kita dicatat oleh
sejarawan. Tetapi kita juga punya sejarah hidup yang baik, perjuangan yang
berat, kesusahan dan kebangkitan hidup yang bisa menginspirasi orang lain untuk
mengikuti jejak hidup kita, jika bukan untuk orang lain minimal buat anak-anak
dan cucu kita buat mereka bangga jadikan hidup kita teladan bagi mereka.
Jadikan hidup kita berarti bagi mereka.Jalani sisa-sisa waktu hidup kita dengan
kebaikan amal saleh sehingga ketika waktunya telah tiba kita meninggalkan
catatan sejarah hidup yang mulia meskipun kita bukan pahlawan bangsa tetapi
kita adalah pahlawan buat anak-anak dan cucu kita. Kebaikan kita teruji dan
diakui.
Rasulullah saw bersabda Pujian
untuk orang yang sudah meninggal :
Dari Anas ra,, ia berkata : Pada
suatu ketika ada jenazah lewat, kemudia sahabat memuji atas kebaikan jenazah
itu, maka nabi saw bersabda: “Wajib baginya.”Kemudian saat yang lain ada
jenazah lewat, kemudia para sahabat menceritakan tentang kejelekan jenazah itu,
maka nabi saw bersabda: “Wajib baginya.”Lantas Umar bin Khathab ra. Bertanya :
“Apakah yang wajib baginya itu? Beliau menjawab: “terhadap orang yang kamu puji
kebaikannya, maka wajib baginya surga, dan terhadap orang yang kamu katakan
jahat, maka wajib baginya neraka. Kamu sekalian adalah merupakan saksi Allah
yang ada di muka bumi ini.” (Hr. Bukhari ddan Muslim).
Dari Abdul Aswad, ia berkata, :
“Saya datang ke Madinah dan duduk bersama Umar bin khathab ra,, kemudian ada
jenazah lewat, saya memuji jenazah itu, maka Umar ra, berkata: “Wajib
baginya.”Kemudian lewat lagi jenazah yang lain dan saya mengatakan kejelekan
jenazah itu, maka Umar berkata: “Wajib baginya.”Kemudian lewat lagi jenazah
yang ketiga kalinya dan saya mengatakan kejelekan jenazah itu, maka Umar
berkata: wajib baginya.” Abul Aswad bertanya: “Apakah yang dimaksud dengan
wajib baginya wahai amirul mukminin?” Umar menjawab: “Saya berkata sebagaimana
yang telah disabdakan oleh Nabi saw., yaitu setiap muslim yang disaksikan baik
oleh empat orang maka Allah memasukkannya ke surga.” Kami bertanya: “(Apabila
yang menyaksikan itu) tiga orang?” ia menjawab: Juga tiga orang.” Kami bertanya
lagi”(Apabila yang menyaksikan itu) dua orang?” ia menjawab: Juga dua orang.”
Kemudia saya tidak menanyakan tentang (Bagaimana) seandainya seorang saja.”
(Hr. Bukhari). R . Hal 90-91
Amal Zikir
harian mengusir galau
1.AmalkanWudhu
meskipun tidak berniat shalat, niat wudhu saja.
“Sesungguhnya
pada hari kiamat nanti umatku akan di panggil dalam keadaan putih cemerlang
dari bekas wudhu.Barang siapa yang mampu untuk memperlebar putihnya, maka
kerjakan hal itu.
“Bacalah Qul Huwallaahu Ahad, serta
Qul ‘a’uudzu birabbil Falaq
dan Qul ‘a’uudzu birabbin nass
tiga kali pagi dan sore supaya terjaga dari segala
kejahatan.
Dari Abdullah bin Khubaib ra., ia berkata:
Rasulullah saw bersabda kepada saya: “Bacalah Qul Huwallaahu Ahad,
serta Qul ‘a’uudzu
birabbil Falaq dan Qul ‘a’uudzu
birabbin nass tiga kali apabila kamu memasuki waktu sore dan memasuki waktu pagi, niscaya kamu
akan terjaga dari segala kejahatan.” (Hr Abu Dawud dan Turmudzi) R hal 368.
Bacalah
qul huwallaahu ahad jangan menganggap remeh
Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra, dia menceritakan: “Ada seseorang yang mendengar orang membaca,
“Qul
Huwallahu Ahad,“berulang-ulang. Ketika waktu pagi telah tiba, dia datng
kepada Rasulullah saw dan menceritakan hal itu kepada beliau. Seakan-akan
meremehkannya. Maka beliau berkata: “Demi Allah, yang jiwaku berada di
tangan-Nya, sesungguhnya ia (Qul Huwallahu Ahad) menyamai sepertiga Al-Qur’an.” (Hr Bukhari)
2.Bacalah:“La ilaha illallahu wahdahu laa
syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai’in qadir”.10
/ 100x setiap hari. Dicatat 100 kebaikan, Diampuni 100 dosa dan jadi banteng
dari godaan setan pagi hingga sore.
Abu
Hurairah ra berkata: siapa yang membaca: “La ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu,
lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai’in qadir”. (Tiada Tuhan
selain Allah yang Esa dan tidak bersekutu, bagiNya semua milik (kerajaan) dan
bagiNya semua puji, dan Dia atas segala sesuatu Maha berkuasa), seratus kali (100x)
setiap hari maka untuknya pahala yang menyamai memerdekakan sepuluhh budak, dan
dicatat untuknya seratus seratus kebaikan, dan dihapusnya seratus dosa, dan
menjadi benteng perlindungan untuknya dari bahaya setan pada hari itu hingga
sore, dan tiada seorang yang beramal lebih afdhal (utama) daripadanya pada hari
itu, kecuali yang membaca lebih banyak dari itu. (Bukhari, Muslim). Hal 960
Abu Ayyub Al-Anshari ra.,ia berkata: Nabi
saw bersabda: siapa yang membaca : “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika
lahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai’in qadir”, sepuluh kali (10x) maka ia bagaikan orang
yang memerdekakan sepuluh budak dari turunan nabi Ismail as. (Bukhari, Muslim).
Hal 961
3.Bacalah
“Subhanallah wabihamdihi”100x sehari. Kalimat yang paling disukai
Allah jika kit abaca 100x sehari maka dosa kita akan dihapus meskipun sebanyak
buih dilautan.
Abu Hurairah ra berkata: Nabi saw bersabda:
siapa yang membaca “Subhanallah wabihamdihi” (Maha suci Allah dan segala puji baginya)
dalam sehari seratus kali (100x), maka akan dihapus dosanya meskipun sebanyak
buih dilaut. (Bukhari, Muslim). Hal 961
Dari Abu dzarr ra., ia berkata: Rasulullah
saw bersabda kepada saya: “Maukah kamu aku beri tahu kalimat yang paling disukai
oleh Allah? Sesungguhnya kalimat yang paling di sukai oleh Allah adalah: “Subhanallahi Wabihamdihi.”(Hr. Muslim) riyadhus shalihin 335
4.
bacalah“Subhanallahil azhim, subhanallahi wa bihamdihi”ringan dilidah berat pada timbangan.
Abu Hurairah ra berkata: Nabi saw bersabda:
Dua kalimat yang ringan diucapkan dengan lidah, tetapi sangat berat di
timbangan amal, bahkan sangat disukai oleh Allah (Arrahman), yaitu: “Subhanallahil azhim, subhanallahi wa
bihamdihi”. (Bukhari, Muslim). Hal 961
5. bacalah“Laa haula wala quwwata illa billahi”kalimat perbendaharaan surga
Abu Musa berkata: Dan aku berada dibelakang
kendaraan Nabi saw, lalu ia mendengar suaraku membaca : Laa haula wala quwwata
illabillah, maka Nabi saw. bersabda kepaddaku: Hai Abdullah bin Qais. Jawabku:
Labbaika ya Rasulullah, lalu bersabda: Sukakah aku tunjukkan kepadamu satu
kalimat dari perbendaharaan surga? Jawabku: Baiklah ya Rasulullah. Maka sabda
Nabi saw.,“Laa haula wala quwwata illa billahi” (Tiada daya dan tiada kekuatan
kecuali dengan pertolongan bantuan Allah
semata). (Bukhari, Muslim).
26. Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu
masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut
orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, Maka Allah memberi kamu tempat menetap
(Madinah) dan dijadikan-Nya
kamu Kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang
baik-baik agar kamu bersyukur.
idz yuuhii rabbuka ilaaalmalaa-ikati
annii ma'akum fatsabbituu alladziina aamanuu saulqii fii
quluubi alladziina kafaruu alrru'ba faidhribuu
fawqa al-a'naaqi waidhribuu minhum kulla banaanin
8:12. (ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada
para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, Maka teguhkan (pendirian)
orang-orang yang Telah beriman". kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke
dalam hati orang-orang kafir, Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah
tiap-tiap ujung jari mereka[599].
PENGHARGAAN ALLAH TERHADAP
MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA
27. Hai jiwa yang tenang.
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan
hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah
hamba-hamba-Ku,
30. masuklah ke dalam syurga-Ku. 89:
27-30 (Qs. Al Fajr 89: 27-30)
Dari Abu Malik Al- Asy’ariy ra., ia berkata: Rasulullah saw
bersabda: “Bersuci adalah sebagian dari iman, Alhamdulillah memenuhi amal, dan
Subhanallah Wal Hamdulillah memenuhi apa yang ada di antara langit dan bumi.” (Hr Muslim) 335
Dari Saat bin Abi Waqqash ra., ia berkata:
ada seorang badui yang datang kepada Rasulullah saw dan berkata: “Ajarkanlah kepada saya suatu kalimat yang
harus saya baca.”Beliau bersabda: “Bacalah: Laailaaha
Illallahu......................
0 komentar:
Posting Komentar