Sabtu, 21 September 2013

SENGSARA MEMBAWA NIKMAT

SENGSARA MEMBAWA NIKMAT

assalamualaikum wr. wb.
     Nah kalau dulu saya pernah menceramahkan tentang syukur membawa berkah kali ini sengsara membawa nikmat. Ternyata sengsara membawa nikmat, nah meu tau lebih banyak tentang sengsara membawa nikmat langsung saja di CERAMAH UJU ( Tempat berceramah...)



Berakit-rakit kehulu berenang renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian
-Makan dan istirahat  akan terasa nikmat setelah kita bekerja keras
-kesuksesan dapat kita raih setelah kita berjuang dengan sabar
-kemenangan dapat diraih dan terasa nimat setelah melalui perjuangan panjang

Hidup ini tidak seindah apa yang kita bayangkan, tindakan tidak semulus dengan apa yang kita rencakanan
*ORANG YANG DIKEHENDAKI Allah menjadi baik maka diberikan cobaan kepadanya sehingga kebaikannya bener-benar telah teruji. Rasulullah saw bersabda :
Qaala rosuulullah saw. Manyuridillaahu bihi khairon yushib-minhu. Rasulullah saw bersabda                   “Siapa saja yang di kehendaki Allah menjadi orang baik, maka di berikan cobaan kepadanya.                (Hr.Bukhari)                                                                 

*Ujian itu akan mengentarkan seseorang ke surga. Allah swt berfirman :

am hasibtum antadkhuluul jannah.. walammaa ya/tikum matsalulladziina khalaw min qablikum.. massat-humul ba/saa-u wadh-dharraa-u… wazulziluu hattaa yaquular-rasuul waalladziina aamanuu ma'ahu… mataanashrullaahi alaa inna nashrallaahi qariibun.

Apakahkah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. Al-baqarah : 214.

Ujian yang Allah berikan akan mengangkat derajat manusia jika lulus menghadapinya. Ujian ibaratkan anak sekolah anak sd mau masuk smp harus melewati ujian, anak smp mau masuk sekolah sma harus melalui ujian demikian seterusnya, semakin tinggi jenjang pendidikan semakin berat ujian yang dilalui, semakin tinggi derajat seorang hamba dihadapan Allah semakin berat ujian yang akan dilalui.
Ombak yang bergulung-gulung dilautan akan melahirkan nelayan-nelayan yang tangguh, ujian dan cobaan akan mengantarkan seseorang berkedudukan tinggi disisi Allah swt.
*Agar kita dapat lulus terhadap ujian dari Allah swt maka yang harus kita lakukan adalah  . . .
*1 libatlakan Allah dalam menghadapinya. Terkadang kita manusia tak sadar bahwa : Kita manusia adalah ciptaan Allah, kita adalah milik Allah, Allahlah yang menjamin rizki, hidup, mati, susah sedih, bahagia sengsara. Jika kita punya masalah jangan hadapi sendiri tetapi libatkan Allah dalam menghadapinya. mataanashrullaahi alaa inna nashrallaahi qariibun.
"Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
*2 bersabar terhadap ujian, penderitaan, *kita tidak mungkin dapat bertahan dalam kekecewaan, penderitaan ataupun kemiskinan kecuali mempunyai sifat Sabar :
innamaa yuwaffaashshaa biruuna ajrahum bighayri hisaab Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az-Zumar : 10)

*dengan sabar itu akan melahirkan sifat  istiqamah
berpegang teguh pada tauhid dan dalam keadaan bagaimanapun senag atau susah, kaya atau miskin, harus tetap berbuat baik. Nabi saw bersabda yang artinya: 
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Ada seseorang mengadu kepada rasulullah saw. : “Sesungguhnya saya mempunyai keluarga. Saya selalu menyambung hubungan dengan mereka, tetapi mereka memutuskannya. Saya selalu berbuat baik kepada mereka, tetapi mereka membalasnya dengan berbuat jahat. Saya senantiasa menyantuni mereka, tetapi mereka tidak tau diri. “Kemudian beliau bersabda : “Seandainya keadaannmu seperti apa yang kamu katakan, maka seolah-olah kamu menaburkan abu panas kepada mereka dan kamu akan selalu mendapat pertolongan Allah ta’ala karena perbuatan mereka, selama kamu masih tetap mengerjakan hal yang demikian.” (Hr Muslim) Riyadhus shalihin 597.

Berbuat baik tidaklah mudah, banyak halagan dan rintangan, cacian dan makian, celaan dan hinaan, godaan setan. semua adalah ujian apakah kita akan tetap istiqamah berbuat kebaikan atau berhenti karena godaan setan itu. orang yang beriman dan bertakwa akan selalu berbuat baik meskipun itu tidak mudah karena ia yakin kebaikan yang ia lakukan di dunia ini akan mendapatkan balasan kebaikan disisi Allah, karena kesabaran dan keyakinan itulah yang menjadi penyemangat baginya untuk tetap berbuat kebaikan meskipun kebaikannya tidak mendapat pujian, tidak dihargai dan dilupakan orang lain, memang berat dan tidak mudah tetapi yakinlah suatu saat apa yang kita tanam itu akan berbuah manis dihadapan Allah swt, surga menjadi balasannya, sengsara membawa kenikmatan.

·         1816 Diadankeluarganyadiusirdarirumah. sehinggaharusmencarikerjauntukmenghidupikeluarganya (ketikaituumurnyamasihsangatmuda!)
·         1818 Ibunyameninggal.
·         1831 Bisnisnyagagal.
·         1832 Mendaftarmenjadibadanlegislatif – gagal.
·         1832 Kehilanganpekerjaannya. Mau masuksekolahhukumtapipupus.
·         1833 Meminjamuangdaritemannyadanmemulaibisnisbaru. Di akhirtahunusahanyabangkrutdaniaharusmenghabiskan 17 tahunhidupnyauntukmelunasihutangnya.
·         1834 Mencobamendaftar di badanlegislatiflagi – diterima.
·         1835 Sudahbertunangandansiap-siapuntukmenikah. Calonistrinyameninggaldansehinggaiasangatteramatsedih.
·         1836 Fisiknyaturun,diamenderitatekanan mental yang sangatberatdanhampirsajamasukrumahsakitjiwa.
·         1838 Mencalonkandirimenjadiseorangpembicarabadanlegislatif – gagal.
·         1840 Ikutpemilihananggotasenat – gagal.
·         1843 Mendaftarmenjadianggotasenat – gagal.
·         1846 Mendaftarlagi – berhasil – pindahke Washington danmempunyaipekerjaan di sana.
·         1848 Mencalonkandirimenjadicalonpresiden – gagal.
·         1849 Mencalonkandirimenjadigubernur di daerahasalnya – gagallagi.
·         1854 MendaftarmenjadianggotasenatAmerika – gagal.
·         1856 Mencalonkandirimenjadicalonwakilpresidenpartainya – gagaldanhanyamendapatkan 100 suara.
·         1858 Mendaftarmenjadianggotasenatlagi – danlagi-lagigagal.
·         1860 TerpilihmenjadiseorangpresidenAmerikaSerikatdanmenjadiseorangpresiden yang namanya paling diingatdalamsejarah.
Siapakah dia, dialah Abraham Lincol, perjalanan hidup Lincoln, dipenuhi dengan yang namanya “kegagalan”.
Tapi, kenyataannya? Lincoln menjadi salah seorang presiden Amerika yang paling berpengaruh pada jamannya (dan pemikirannya mempengaruhi generasi berikutnya).
Coba kalau Lincoln berhenti pada usahanya yang kedua atau ketiga. Sejarah tidak akan menulis namanya.
Lincolberkata:
*Memangkadang-kadangakujatuh, tapitidaksampaiterpuruk. TanganNya yang akanselalumenopangkudanmemapahkukembalibangun.
*Kegagalan terbesar dalam hidupmu adalah ketika kamu berhenti mencoba.
Intinya adalah jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan yang pernah di alami, bahkan seberat apapun cobaan itu. Coba dan coba lagi!

dipenhujung bulan ramadha 10 malam yang ahkir mari kita semakin bersemangat memperbanyak amal ibadah, memang tidak mudah tetapi itulah yang seharusnya kita lakukan, karena kesuksesan diraih dengan tidak mudah, sebagaimana surga itu diraikh dengan tidak mudah. Berakit-rakit kehulu berenang renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian jerih payah kita insyaallah akan berbuah manis, sengsara membawa nikmat. Selamat berjuang sukses untuk kita semua. amin





qulyaa 'ibaadilladziina aamanut taquu rabbakum,,, lilladziina ahsanuu fii haadzihiddunyaa hasanah wa ardhullaahi waasi'ah,,, innamaa yuwaffaashshaa biruuna ajrahum bighayri hisaab

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. Bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az-Zumar : 10)
waalaikummussalam wr. wb

Senin, 16 September 2013

Pulang kampung

Pulang kampung
assalamualaikum wr. wb.

     ketemu lagi dengan saya ustad jumadi yang pastinya di ceramah uju kali ini sayakan akan mencermah tentang pulang kampung, nah siapa tahun ini yang pulang kampung ( " gak ada unag pak, tahun depan saja "). yang gak pulang kampung gak apa - apa, yang penting sabar. baik langsung saja di ceramah uju ( tempat berceramah ... )
     *Kita di Batam ini adalah perantau yang dating dari berbagai daerah, ada yang dari jawa, dari medan, padang, Kalimantan dlsb, dan orang yang merantau pasti ada kerinduan ingin pulang melihat kampong halaman, berkumpul dengan keluarga sambil mengenag masa-masa susah dan senang dahulu bersama keluarga. *Demikian juga kita hidup didunia ini adalah merantau. Dan orang yang merantau pasti pulang, atau dengan kata lain semua yang hidup akan mengalami kematian dan pada akhirnya kita akan berjumpa dengan Allah swt Tuhan yang Maha Kuasa. Allah swt Berfirman:
“Yaa ayyuhal insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kad han famulaaqiih”.
Hai manusia sesungguhnya kamu telah bekerja sungguh-sungguh menuju Tuhannmu, maka pasti kamu akan menemuinya. (QS.A-Insyiqaaq 84: 6)
“Kullu nafsin dzaa iqatul maut, tsumma ilainaa turja’uun.”
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (Al-Ankabut [29]:57
AINA MAA TAKUUNUU YAD RIKKUMUL MAUTU WALAU KUNTUM FII BURUU JIM MUSAYYA DAH
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, 4:78
Hidup di dunia bagaikan hanya mampir ngobe istilah orang jawa. Singgah sejenak makan minum lalu melanjutkan perjalanan lagi betapa cepatnya kehidupan dunia itu. dan kehidupan akherat itulah kehidupan sebenarnya, kekal



 abadi …..maka jangan terpedaya dengan keindahan kehidupan dunia.
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka[468]. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?6:32
lalu bekal apa yang kita siapkan untuk bertemu Allah?
Apa bekal kita menuju kematian Allah swt berfirman :
“Qul innamaa  anaa, basya rum mits lukum yuu khaa ilayya anna maa ilaahukum ilaa huwaa hid, fa mankaana yarjuu liqaa’a rabbihi fal ya’mal amalan shoolihan, walaa yusrik bi ‘ibaadati rabbihii ahadan”.
Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhan-nya, maka hendaknya ia mengerjakan amal, amal yang shaleh. Dan jangan ia menyekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhan-nya. (QS. AL-Kahf 18: 110)
Bekal kita menuju Allah swt :
1. Amal sholeh, perbuatan, perbuatan yang baik  hidup adalah perbuatan siapa menanam akan mengetam, siapa menanam akan menuai. Tanamlah yang baik insya allah kita akan mendapatkan yang baik:
INNALLADZIINA AAMANUU WA ‘AMILUSH SHOOLIHAATI  LAHUM JANNAATUN TAJRII MIN TAHTIHAL ANHAARU DZAALIKAL FAUZUL KABIIR.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surge yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.85:11



Beramal harus berdasarkan keimanan kepada Allah dengan mengharap balasan pahala disisinya, niscaya amal kebaikan kita itu abadi dapat kita jumpai kelak di akherat.
2. Jangan menyekutukan Allah, menyamakan Allah dengan makhluknya. Yakinlah bahwa tiada Tuhan selain Allah. Allah berfirman:
Maa ittakhadzaallaahu min waladin---wamaa kaana ma'ahu min ilaahin---idzan ladza haba kullu ilaahin bimaa khalaqa---wala'alaa ba'dhuhum 'alaaba'dhin--- subhaanaallaahi 'ammaa yashifuuna
Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu, Al Mukminun 23:91
Seseorang yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah maka pasti masuk surga. Rasulullah saw bersabda :
Wa‘an jaabirin ra. Qaala : Jaa-a a’rabitun ilannabiyyi  saw faqaala: yaa Rasuulullah malmuuji bataani? Qaala: man maata laayusriku billaahi syaian dakhalal jannah, waman maata yusriku bihi syaian da khalannaar.
Dari Jabir ra., ia berkata : “Seorang Badui datang kepada Nabi saw dan bertanya : “Apakah dua hal yang sudah pasti itu?” Beliau menjawab: “Siapa saja meninggal dunia sedangkan ia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk surga. Dan siapa saja yang mininggal dunia sedang



 ia menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk neraka.” (Hr. Muslim) RS1: 408
Yang hidup pasti akan mati meninggalkan kita semua, keluarga yang di cintai anak & istri, dan juga harta benda yang selama ini kita kumpulkan. Kampung akherat lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa.
***************************************************************************
Mari kita berdo’a
Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)".7:126
Ya Allah jadikanlah amal kami yang terbaik adalah pada saat akhir usia kami dan jadikanlah pertemuan kami yang terindah adalah pada saat kami menemui-Mu kelak. Amin

Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.21:22

Kamis, 12 September 2013

BEKAL MENGHADAPI KEMATIAN

BEKAL MENGHADAPI KEMATIAN

assalamualaikum wr. wb

kali ini saya akan menceramahkan tentang bekal menghadapi kematian. Saya bertanya kepada kamu semua , apakah kamu sudah mempersiapkan bekal menghadapi kematian, (  belumm... )kenapa kamu semua belum menyiapkan bekalnya, nah kalau belum tau baca ini ceramah semoga bermanfaat untuk kita semua AMIN...

*Kehidupan berakhir pada kematian. Allah swt berfirman :
“Kullunafsin dzaaiqatul maut, tsumma ilainaa turja’uun.”
*Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (Al-Ankabut [29]:57
Ketika kematian itu datang, kita tidak bisa mengelak, dan tidak bisa menolak, tidak ada tempat yang aman untuk bersembunyi lari dari kematian itu. Allah swt berfirman :
AINA MAA TAKUUNUU YAD RIKKUMUL MAUTU WALAU KUNTUM FII BURUU JIM MUSAYYA DAH
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, 4:78
*bekal apa yang harus kita persiapkan untuk menghadapinya? Allah swtberfirman :
“Qul innamaa anaa, basyarummitslukum yuukhaa ilayya,,, annamaa ilaahukum ilaahuwaa hid,---famankaana yarjuu liqaa’a rabbihi falya’mal amalan shoolihan,,,walaayusrik bi ‘ibaadati rabbihii ahadan”.
Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhan-nya, maka hendaknya ia mengerjakan amal, amal yang shaleh. Dan jangan ia menyekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhan-nya. (QS. AL-Kahf 18: 110)
Bekal kita untuk menghadapi kematian adalah:
1. Amal, amal yang sholeh, perbuatan, perbuatan yang baik. Allah swt berfirman :



INNALLADZIINA AAMANUU WA ‘AMILUSH SHOOLIHAATI ---LAHUM JANNAATUN TAJRII MIN TAHTIHAL ANHAARU DZAALIKAL FAUZUL KABIIR.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar. Al Buruj 85:11
2. Jangan menyekutukan Allah dengan apapun, jangan menyamakan Allah dengan yang lain. Jangan menyembah kepada selain Allah. Kita harus yakin Laa ilaaha illallaah “tiada Tuhan selain Allah”. Allah berfirman:
Maa ittakhadzaallaahu min waladin---wamaa kaana ma'ahu min ilaahin---idzan ladza haba kullu ilaahin bimaa khalaqa---wala'alaa ba'dhuhum 'alaaba'dhin--- subhaanaallaahi 'ammaa yashifuuna
Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu, Al Mukminun 23:91
Seseorang yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah maka pasti masuk surga. Rasulullah saw bersabda :
Wa‘an jaabirin ra. Qaala : Jaa-a a’rabitun ilannabiyyi  saw faqaala: yaa Rasuulullah malmuuji bataani? Qaala: man maata laayusriku billaahi syaian dakhalal jannah, waman maata yusriku bihi syaian da khalannaar.



Dari Jabir ra., ia berkata : “Seorang Badui dating kepada Nabi saw dan bertanya : “Apakah dua hal yang sudah pasti itu?” Beliau menjawab: “Siapa saja meninggal dunia sedangkan ia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk surga. Dan siapa saja yang mininggal dunia sedang ia menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka ia masuk neraka.” (Hr. Muslim) RS1: 408
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
Hadits Abiy Dzarra. Qaala Rasuulullaahi saw. Ataanii atimminrabbii fa akhbaranii, au qaala basysyaranii, annahuu man maata min ummatii laayusriku billaahi syaian dakhalal jannah. Qultu : wa in zanaiwa in syaraqa? Qaala : wa in zanai wain saraqa. 
Abu Dzarra berkata: Nabi saw bersabda : telah datang kepadaku utusan Tuhanku dan memberi tahukan bahwa siapa yang mati dari umatku tidak mempersekutukan Allah swt. Dengan sesuatu apapun pasti masuk surga. Lalu aku bertanya: meskipun ia berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw: Meskipun pernah berzina dan mencuri. (Bukhari, Muslim) BM hal 30
Di Hadis yang lain Rasulullah saw bersabda :
Hadits Abii Dzarrara. Qaala : ataitunnabiyya saw. Wa’alaihi tsaubu nabyadhu wahuwa naa-imun, tsummaa taituhu waqa distaiqazha, faqaala: maamin ‘abdin qaala “laailaaha illallah” tsumma maata ‘alaa dzaalika illaadakhalal jannah,, qultu : wa inza naiwa in saraqa? Qaala: wa inzanai wa in saraqa,, qultu : wain zanai wa in saraqa? Qaala: wa inzanai wa in saraqa,, qultu: wa in



zanai wa in saraqa? Qaala: wa in zanai wa in saraqa,, ‘alaa raghmianfi Abiy dzar. Wakaana Abuu Dzari dzaa haddatsa biha dzaa qaala: wa in raghima anfu abiydzar.
Abu Dzarra berkata :Aku dating kepada Nabi saw sedang beliau tidur berbaju putih, kemudian aku dating kembali dan ia telah bangun, lalu bersabda : Tiada seorang hamba yang membaca : laa ilaaha illallah kemudian ia mati atas kalimat itu, melainkan pasti masuk surga. Aku Tanya : Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri, Aku Tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri, Aku Tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri, meskipun mengecewakan hidung Abu Dzar (Meskipun mengecewakan diri Abu Dzar).  (Bukhari Muslim) 31

 kunjungi terus ceramah uju dan sebarkan ke teman - teman anda, dan saya mengucapkan trimakasih telah mengunjung blog ceramah ujuku ini.
wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 11 September 2013

MENUNTUT ILMU

MENUNTUT   ILMU

                  wah saya senang sekali karena bisa berceramah di ceramah uju... tempat berceramah.
kali ini saya akan berceramah tentang menuntut ilmu jadi kita bukan hanya mengaji, sholat, tetapi kita harus mengetahui sejarah islam juga maka harus mempunyai ilmu karna ilmu kita bisa menjadi presiden, ada tidak presiden yang tidak ada ilmu sama sekali, wah wah wah ini dunia belum seminggu udah hancur karena tidak mempunyai ilmu, oia yah lupa ceramahnya kebanyakan bicara langsung saja di ceramah uju ... jwb donk tempat berceramah. Begitulah baru semangat

            *Seorang ibu berpesan bijak kepada anak kesayangannya yang cacat cacat fisik. “Anakku engkau tidak berada di majlis suatu kaum melainkan engkau menjadi bahan ejekan dan tertawaan mereka, oleh karena itu carilah ilmu, karena ilmu akan mengangkatmu.”pesan sang ibu tidak salah, karena di kemudian hari  si anak yang tiada lain adalah Muhammad Bin Abdurrahman Al-Auqash menjadi hakim di mekkah selama dua puluh tahun. Sang ibu tidak salah ucap, tidak salah berpesan karena memang begitulah kenyataannya. Ilmu memang membuat orang menjadi mulia. Ilmu menjaga pemiliknya.
*Allah swt akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat, allah swt berfirman :
Yar fa’illaahul ladziina aamanuu minkum walladziina uutul ‘ilma darajaat
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Al Mujadilah 58 : 11
bahkan didunia ini orang yang berilmu yang didasari atas keimanan lebih dihargai dan dihormati
* orang yang ahli agama sering orang panggil dengan panggilan mulia seperti alim,  ulama, kiyai, ustad, dlsb.
*demikian juga dengan gelar kesarjanaan yang diraihnya dibangku kuliah menjadikannya dihormati tanpa meminta penghormatan,  dimuliakan orang tanpa paksaan.
Pentingnya ilmu *Kelebihan ilmu



Carilah ilmu jika kamu punya harta, ilmumu merupakan hiasan bagimu, dan jika kamu tidak memiliki harta maka ilmumu akan menjadi harta bagimu.
Pelajarilah ilmu jika kamu bermartabat tinggi maka kamu akan berada di atas, tetapi jika kamu hanya masyarakat biasa, maka kamu akan menjadi orang yang bermartabat.
Betapa banyak orang yang hina di muliakan oleh ilmu pengetahuannya, dan orang yang mulia di hinakan karena kebodohannya.
Apabila Allah akan menghinakan seorang hamba, maka Allah tidak akan memberinya ilmu pengetahuan.
*menuntut ilmu dibutuhkan kesabaran,
Bila engkau tidak sanggup, tidak mampu menahan lelahnya, capeknya belajar maka engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.
*Cara memperoleh ilmu. Adalah dengan memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu, apasajakah perangkat-perangkat ilmu tersebut. Allah swt berfirman :
WALLAAHU AKHROJAKUM MINBU THUUNI UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A WAL ABSHOORO WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-nahl [16]:78)
-Kita manusia terlahir dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, dan Allah yang Maha mulia yang menciptakan manusia



membekalinya dengan pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur. Bersyukur DENGAN memanfaatkan telinga, mata dan hatinya untuk menuntut ilmu karena ketiga hal tersebut merupakan  perangkat-perangkat ilmu itu adalah :
*1 telinga, dengan telinga manusia bisa mendengar, ilmu dapat kita terima dengan mendengar, mendengar berita, mendengar ceramah, tausiyah, cerita dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Maka dengarkan baik-baik ketika guru menjelaskan. jika kita ingin bertambah ilmu.

*2 mata dengan mata manusia bisa melihat, bisa membaca, membaca alquran, membaca buku, bahkan membaca alam semesta ini, akan dapat menambah ilmu dan wawasan kita.  
Iqra’  bismirabbikalladzii khalaq
Bacalah dengan nama TuhanMu yang menciptakan.
Syarat yang harus dipenuhi seseorang ketika membaca yaitu membaca demi Allah, membaca ikhlas karena Allah , *Allah menjanjikan pada saat seseorang membaca dengan ikhlas karena Allah maka Allah akan menganugerahkan kepadanya ilmu pengetahuan, pemahaman-pemahaman, wawasan-wawasan baru, walaupun yang dibaca itu-itu juga. Apa yang dijanjikan Allah ini terbukti sangat jelas
Kegiatan “membaca” ayat Al-qur’an menimbulkan penafsiran-penafsiran baru atau pengembangan dari pendapat-pendapat yang telah ada.
Demikian juga kegiatan “Membaca” alam raya ini telah menimbulkan penemuan-penemuan baru yang membuka rahasia-rahasia alam, walaupun obyek bacaannya itu-itu juga. Ayat



Alquran yang dibaca oleh generasi terdahulu, dan alam raya yang mereka huni, adalah sama, tidak berbeda, namun pemahaman mereka serta penemuan rahasianya terus berkembang.
Membaca merupakan syarat utama membangun peradaban.
Membaca adalah jalan yang mengantarkan manusia mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna.


*3 hati dengan hati manusia dapat  merenungkan alquran, mengambil manfaatnya, dan dengan hati dapat merenungkan ciptaan Allah bagaimana bumi dihamparkan, gunung dipancangkan dan bagaimana langit ditinggikan,
Sehingga kita dapat kagum, dan pada akhirnya yakin dan mengetahui dan mengakui kemaha besaran sang pencipta Allah swt.

*Menuntut ilmu akan mengantarkan kita mengenal siapa diri kita sebenarnya, manusia diciptakan dari tetesan air hina lalu disempurnakan menjadi ciptaan yang indah, yang pada akhirnya akan dapat mengantarkan kita mengenal Allah swt yang menciptakan kita, sehingga kita yakin dan hanya beribadah menyembahNya.

***************************************************************************





Jadi Cara untu mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat adalah
1.       Rasa cinta & takut. Rasa cinta berkaitan dengan pahala Allah,
2.       Hadirkan hati ketika membaca atau mendengarkannya (konsentrasi). 
3.       Luruskan niat, menuntut ilmu karena Allah swt. nabi bersabda :
janganlah kamu mempelajari ilmu dengan tujuan untuk membodohi orang-orang bodoh, dan janganlah kamu mempelajari ilmu dengan tujuan untuk mendebat ulama. Barang siapa di antara kamu melakukan hal itu, maka neraka tempat kembalinya.
Barang siapa yang menuntut ilmu untuk selain Allah, atau di maksudkan bukan karena Allah, maka dia telah menyediakan tempat duduknya di dalam neraka”.
menuntut ilmu itu mulia tetapi bila salah niatnya maka menjadi hina. Maka luruskanlah niat kita ketika menuntut ilmu hanya karena Allah swt.
4.       Memanfaatkan perangkat-perangkat ilmu.

WALLAAHU AKHROJAKUM MINBU THUUNI UMMAHAATIKUM LAA TA’ LAMUUNA SYAI-’AN WA JA-’ALA LAKUMUS SAM-’A WAL ABSHOORO WAL AF IDAH LA ‘ALLAKUM TASY KURUUN.

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-nahl [16]:78)



5.       Bertanya. Kuncinya ilmu itu adalah bertanya. Dari yang mudah.
Kendala menuntut ilmu
1.       Malas, malas mengakibatkan, tidak disiplin
2.       Takut gagal Kehawatiran, kehawatiran yang di buat sebelum mencoba adalah kebodohan. Dan Ketakutan sebelum penderitaan adalah kelemahan.
Maka janganlah memperlakukan segala persoalan itu dengan takut, karena ketakutan (perasaan diri yang lemah) itu menyebabkan kegagalan.

Dan bila sudah mendapatkan ilmu :
1.       Jangan sombong
2.       Amalkanlah
BELAJAR
II. Pilihan kedua judul
Pencari ilmu ( Pelajar) itu membutuhkan empat hal:
1.       Waktu
2.       Kegigihan
3.       Kecerdasan
4.       Keinginan
5.       Guru yang dapat membimbing.
Sate : sungguh-sungguh, aktif, teliti, elingan/ingat.
Cara memperoleh ilmu.
a.      Rasa cinta dan rasa takut,
b.      Hadirkan hati waktu belajar,
c.       luruskanlah niat,
d.      manfaatkan perangkat-perangkat ilmu,
e.       bertanyalah,


f.        dari yang mudah. 
oke selesai pertemuan hari ini sampai jumpa di lain waktu wassalamualaikum wr. wb

Senin, 02 September 2013

Tanda Orang Bertakwa

Tanda Orang Bertakwa
Puasa mengantarkan kita menjadi orang yang bertaqwa, dan sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa, sebaik-baik bekal adalah bekal taqwa, kemenangan hanya milik orang yang bertaqwa. .   inna lilmuttaqiina mafaazaan.   Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu mendapatkan kemenangan. { Q.S. An-Naba’ (78) : 31}.
Adapun tanda orang yang bertaqwa adalah sebagaimana Allah swt berfirman:
ALLADZIINA YUN FIKUUNA FISY SYARRAA-I WADHORRAA-I WAL KAADZIMIINAL GHOIDHO, WAL ‘AAFIINA ‘ANINNAAS WALLAAHU YUHIBBUL MUKHSINIIN.
Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit, yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain, dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. Al-Imran 3:134.
Dari Ayat diatas minimal ada 4 tanda-tanda orang bertaqwa :
1 ALLADZIINA YUN FIKUUNA FISY SYARRAA-I WADHORRAA-I orang-orang yang menafkahkan hartanya,  baik di waktu lapang maupun sempit, bersedekah dikala lapang, dikala kaya itu mudah dan sangat wajar, tetapi bersedekah, berinfak dikala kita susah dimana pada waktu itu kita sangat membutuhkan bahkan kita merasa wajar jika seharusnya kita mendapat sedekah dari orang lain, maka sangatlah sulit kita lakukan, tetapi jika dapat kita melakukannya itulah yang paling mulia. Jangan menunda-nunda kita bersedekah atau beramal.
seseorang yang datang kepada nabi saw. Dan bertanya:”Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?” Beliau menjawab: “Bersedekahlah selama kamu masih sehat, suka harta, takut miskin dan masih berkeinginan kaya. Dan janganlah kamu menunda-nunda, sehingga apabila nyawa sudah sampai di tenggorokkan, maka kamu baru berkata: “Untuk fulan sekian dan untuk fulan sekian, padahal harta itu sudah menjadi hak sifulan (ahli warisnya).”  (HR. Bukhari dan Muslim)
Saat miskin seseorang mungkin hanya bisa berderma dalam jumlah sedikit dan hal itu wajar saja karena Allah swt tidak menilai dari sisi banyak atau sedikit, tapi yang dinilai adalah apakah berderma sudah dilakukan sesuai dengan kemampuan atau belum, Rasulullah saw bersabda:                  “ittaqunnaara walaubissiq tamratin.”
"Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma"(HR. Bukhari dan Muslim).
Sebutir kurma yang kita sedekahkan dengan ikhlas itu akan dapat menghalangi kita dari siksa neraka, apalagi jika sedekah kita itu lebih dari itu.
2  WAL KAADZIMIINAL GHOIDHO yang menahan amarahnya
seorang laki-laki datang kepada rasulullah saw dan berkata : berilah aku nasehat dan jangan banyak-banyak, supaya saya dapat menghafal dan menjaganya. Rasulullah saw bersabda : jangan marah, nabi mengulang ulang semua itu demikian, beliau mengucapkan : jangan marah”
Rasulullah saw bersabda :
Wa “An AbiiHurairatara. Anna rajulan qaala linnabiyyi saw. : aushinii, Qaala: laataghdhob faradda dahiraaran, qaala: laataghdhob.
Dari Abu Hurairahra. Ia berkata : “Ada seseorang berkata kepada nabi saw. : “Nasehatilah  aku! “Beliau bersabda : “Janganlah kamu marah! “Orang itu berkali-kali minta nasehat kepada nabi, tetapi Nabi saw. Tetap menjawabnya: “Janganlah kamu marah!” (HR. Bukhari)
Tiga tanda kesempurnaan iman : Kalau marah, marahnya tidak keluar dari kebenaran. Kalau senang, senangnya tidak membawanya pada kebatilan. Ketika mampu membalas, ia memaafkan.
3 WAL ‘AAFIINA ‘ANINNAAS memaafkan kesalahan orang lain,
Ketika seseorang melakukan kesalahan kepada kita yang membuat kita mengalami kerugian, maka muncullah kekesalan atau kemarahan kita kepada orang tersebut, bahkan tidak sedikit orang yang melampiaskan kemarahannya dengan sikap, ucapan dan tindakan yang tidak terpuji bahkan, pembalasan itu lebih buruk dari kesalahan yang dilakukan orang tersebut. Karena itu, memaafkan merupakan sifat yang jauh lebih baik, apalagi pada saat kita begitu marah.
Dalam hidup ini banyak orang yang bersikap dan berprilaku yang tidak menyenangkan, maka kita harus berlapang dada sehingga mau memberi maaf dalam bentuk ucapan, bukan sekadar memberi maaf di dalam hati merupakan sifat yang amat terpuji.
wamaa zaadallaahu ‘abdan bi’afwin illaa ‘izaa.
"Allah tidak menambahkan pada hamba yang memaafkan melainkan kemuliaan" (HR. Muslim).
Jadilah pribadi pemaaf, hamba Allah yang lapang dada dan mau memaafkan kesalahan orang lain.
Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab,
merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,
memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.
4 berbuat ikhsan,  WALLAAHU YUHIBBUL MUKHSINIIN Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.  Membalas kebaikan dengan kebaikan itu wajar dan seharusnya demikian, membalas kejahatan dengan kejahatan itu dibolehkan, tetapi dengan balasan yang sepadan dengan keburukan yang kita terima, dan membalas kejahatan dengan kebaikan maka itulah sifat yang paling mulia,
Wajazaa-u sayyi-atin sayyi-atun mitsluhaa ….. faman ‘afaa wa ashlaha fa aj-ruhuu ‘alallaahi…..  innahuu laayuhib buzhzhoolimiin.
Dan balasan satu kejahatan adalah dengan kejahatan yang serupa, maka barang siapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah, sesungguhnya Dia  tidak menyukai orang-orang yang zalim (As-Syuro [42]:40)
Ja’far siddiq memberikan nasehat kepada  unwan, menyangkut kelapangan dada.
*1 bila orang berkata kepadamu jika engkau mengucapkan satu kata (kotor) maka engkau akan mendengar dariku 10 kata, maka katakanlah kepadanya bila engkau mengucapkan 10 kata maka engkau tidak akan mendengar dariku walau satu kata.
*2 Terhadap orang yang memakimu maka katakanlah kepadanya, jika makianmu benar maka aku bermohon semoga Allah mengampuniku, dan jika salah semoga Allah mengampunimu.
*3 Siapa yang mengancammu dengan kebinasaan, pembunuhan maka jawablah ancamannya dengan do’a
*Janganlah engkau menghianati orang yang berhianat, cukuplah dia yang menjadi penghianatnya.
*Jangan balas kejahatan dengan kejahatan cukuplah dia yang menjadi orang yang jahat.
Jika kita balas kejahatan dengan kejahatan juga, lalu sampai kapan dendam akan berakhir, Jika kita balas kejahatan dengan kejahatan juga, lalu siapa sebenarnya orang yang lebih baik?

*Jangan terpancing emosi, jangan mudah marah, Mari kita lapangkan dada, kuatkan kesabaran kita, sadarilah tidak ada manusia sempurna yang tidak punya salah, dan tidak ada orang yang berdosa yang tak terampunkan dosanya, siapa yang ingin dosanya diampuni, kesalahannya dimaafkan maka maafkanlah kesalahan orang lain.

Dua hal yang harus kita ingat, dan dua hal yang harus kita lupakan agar kita dapat memaafkan orang lain
Dua hal yang harus kita ingat adalah –ingatlah akan kesalahan dan kekurangan kita, -ingatlah akan kebaikan-kebaikan orang lain. Dan dua hal yang harus kita lupakan adalah –lupakan kebaikan-kebaikan kita, jangan sebut-sebut dan jangan ungkit-ungkit. Dan lupakan kesalahan orang lain pada kita. 

*Indahnya hidup ini jika kita saling menyadari kekurangan dan kesalahan kita, sehingga tumbuh sifat saling memberi dan mau meminta maaf. dengan demikian terjalinlah silaturahmi, tumbuh kasih sayang, persaudaraan, keakraban, dan keharmonisan hidup berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat bahkan berbangsa dan bernegara.

Jadilah seperti pohon yang berbuah lebat, hidup ditepi jalan dilempar orang dengan batu lalu dibalas dengan buah. Balaslah kejahatan orang lain dengan kebaikan. sifat itulah yang akan mengantarkan kita mulia disisi Allah swt. Amin. 

Translate

Copyright @ 2013 CERAMAH UJU ( USTAD JUMADI ).